Penyebab dan Cara Meredakan Sakit Tulang Ekor

sakit tulang ekor

Merasakan sakit tulang ekor tentunya akan membuat Anda tidak nyaman dan mengganggu aktivitas. Rasa nyeri yang muncul bisa menyebar ke bagian tubuh lainnya, seperti paha, pinggul dan rektum. Kondisi seperti ini akan membuat Anda sulit untuk duduk, olahraga bahkan tidur juga akan terganggu. 

Sakit tulang ekor dalam medis disebut dengan coccydynia. Coccydynia atau sakit tulang ekor merupakan kondisi saat tulang ekor meradang akibat adanya rangsangan, radang tersebut kemudian akan menimbulkan nyeri yang sangat mengganggu. Lalu apa penyebab dan juga cara meredakannya? 

Penyebab Sakit Tulang Ekor 

1. Persalinan Normal

Penyebab sakit di tulang ekor salah satunya adalah persalinan normal. Persalinan normal yang berlangsung cukup lama atau membutuhkan bantuan forcep akan menyebabkan kepala bayi menekan bagian atas tulang ekor. Kondisi ini bisa menyebabkan tulang ekor ibu menjadi nyeri pasca persalinan.

2. Cedera Tulang Ekor 

sakit tulang ekor
Cedera Pada Tulang yang Berujung Sakit

Selanjutnya, penyebab yang paling sering adalah cedera di punggung bagian bawah. Kondisi ini ditandai dengan memar, patah, retak atau pergeseran pada tulang ekor. Cedera dipicu oleh jatuh dalam posisi duduk, beraktivitas yang bisa menimbulkan tekanan dan duduk terlalu lama di atas permukaan keras. 

3. Kelainan Bentuk Tulang Ekor 

Tulang ekor manusia terdiri dari 3-5 susunan tulang kecil di bagian bawah punggung. Apabila jumlah tulang lebih dari 5 atau terjadi pengapuran pada tulang ekor, bisa mendorong munculnya rasa nyeri. Biasanya muncul saat duduk akibat adanya penekanan pada jaringan saraf di sekitarnya.

4. Penyakit Sendi Degeneratif 

Kondisi sendi yang semakin lemah akibat penuaan atau gerakan berulang bisa menimbulkan rasa sakit di tulang ekor. Maka dari itu, sangat dianjurkan untuk menjaga kesehatan tulang. Beberapa contoh penyakit sendi yaitu osteoarthritis dan juga rheumatoid arthritis. 

5. Gangguan Saraf Tulang Ekor 

sakit tulang ekor
Adanya Gangguan Pada Saraf

Pada bagian atas tulang ekor terdapat kumpulan saraf yang menerima rangsangan nyeri. Apabila saraf tersebut mengalami iritasi, cedera atau meradang maka menyebabkan munculnya nyeri pada tulang yang berlangsung lama. Penyakit yang menyerang saraf tulang belakang adalah saraf terjepit.

6. Kelebihan dan Kekurangan Berat Badan 

Kelebihan berat badan atau obesitas bisa memberikan tekanan berlebih pada tulang ekor, terutama saat Anda sedang duduk. Jika Anda memiliki tubuh yang terlalu kurus  sehingga tidak ada bantalan lemak di bokong untuk mencegah tulang ekor bergesekan dengan jaringan yang ada di sekitarnya.  

7. Usia 

Usia yang terus bertambah akan mengakibatkan tulang rawan yang membantu menahan tulang ekor semakin rapuh. Tidak hanya itu, tulang yang membentuk tulang ekor menjadi semakin rapat. Kondisi seperti ini bisa menimbulkan lebih banyak tekanan pada tulang ekor sehingga menimbulkan rasa sakit.

Cara Meredakan Sakit di Tulang Ekor 

1. Mengkonsumsi Obat-obatan 

Apabila nyeri yang dirasakan sudah sangat hebat maka disarankan untuk minum obat pereda nyeri. Obat pereda nyeri efektif untuk meredakan rasa sakit di tulang ekor. Obat pereda nyeri tersebut adalah aspirin, ibuprofen, dan acetaminophen. Selain itu, juga bisa menggunakan obat berbentuk krim. 

2. Melakukan Peregangan Ringan

sakit tulang ekor
Meredakan Nyeri dengan Peregangan Ringan

Apabila rasa nyeri yang dirasakan masih membuat Anda kuat melakukan olahraga, sebaiknya lakukan peregangan ringan supaya bisa meregangkan otot-otot di sekitar tulang ekor. Namun, tidak semua yang sedang mengalami gangguan di bagian tulang ekor bisa melakukan cara ini. 

3. Lebih Banyak Bergerak 

Rasa nyeri pada tulang ekor akan semakin memburuk ketika duduk terlalu lama. Maka dari itu, kurangi waktu duduk dan selingi dengan berjalan selama beberapa menit. Anda juga bisa beralih menggunakan meja berdiri. Selain itu, juga bisa menggunakan bantal berbentuk donat.

Itulah penjelasan mengenai penyebab dan cara meredakan sakit tulang ekor. Diharapkan penjelasan diatas bisa menambah pengetahuan dan juga informasi. Semoga informasi yang didapat bisa bermanfaat untuk pembacanya. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *