Ketahui Pertumbuhan Bakteri Untuk Cegah Penyakit Berbahaya

pertumbuhan bakteri

Ketika berbicara tentang bakteri hal pertama yang diingat adalah sesuatu yang kotor dan menyebabkan berbagai penyakit berbahaya. Padahal, tidak semua bakteri selalu buruk, salah satu contohnya adalah bakteri baik yang digunakan dalam proses membuat keju. Bakteri itu sendiri merupakan organisme bersel satu dan masuk  ke dalam kingdom monera. Tak bisa di pungkiri bahwa ada banyak bakteri yang bisa menyebabkan penyakit berbahaya. Maka dari itu, kenali pertumbuhan bakteri untuk cegah penyakit yang bisa membahayakan untuk tubuh. 

Fase Pertumbuhan Bakteri  

Pertumbuhan bakteri itu sendiri melalui 4 fase, yaitu:

1. Fase Lag 

pertumbuhan bakteri
Penelitian Mengenai Bakteri

Fase pertama pertumbuhan bakteri adalah fase lag atau fase penyesuaian. Pada fase ini bakteri sedang menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru. Durasi waktu dalam fase ini sangat bervariasi, tergantung pada komposisi media, suhu, aerasi, pH, jumlah sel pada inokulum awal dan sifat fisiologi mikroorganisme pada media sebelumnya.

Periode pertumbuhan bakteri pada fase sel terbilang cepat keran dipengaruhi oleh sifat genetik yang diturunkan. Ketika populasi yang dihasilkan sudah mengalami pertumbuhan maksimum, maka akan terjadi keseimbangan antara jumlah sel mati dan sel hidup.

2. Fase Eksponensial 

Munculnya fase ini ditandai dengan pertumbuhan bakteri yang terbilang sangat cepat. Setiap sel membelah diri menjadi dua. Pertumbuhan bakteri pada fase ini dipengaruhi oleh sifat genetik yang dibutuhkan.

Selain itu, juga dipengaruhi oleh kadar nutrisi, media, suhu inkubasi, pH dan aerasi. Ketika populasi yang dihasilkan sudah maksimum, maka selanjutnya akan terjadi keseimbangan antara jumlah sel mati dan sel hidup.

3. Fase Stasioner

pertumbuhan bakteri
Curva Tahapan Tumbuhnya Bakteri

Pada fase ini laju pertumbuhan bakteri sama dengan laju kematiannya, sehingga jumlah populasi bakteri tetap. Keseimbangan ini terjadi akibat adanya pengurangan derajat pembelahan sel karena kadar nutrisi tidak cukup.

Selain itu, juga adanya akumulasi produk yang beracun sehingga mengganggu proses pembelahan. Fase stasioner ini akan dilanjutkan dengan fase kematian yang ditandai dengan meningkatnya laju kematian melebihi laju pertumbuhan.

4. Fase Kematian 

Ini adalah fase terakhir dari pertumbuhan bakteri adalah fase kematian. Fase ini muncul ketika laju kematian lebih banyak daripada laju pertumbuhan. Ada beberapa faktor yang mempengaruhinya yaitu suhu, kelembaban, zat kimia, cahaya dan juga nutrisi. 

Siapapun itu harus mengetahui bagaimana pertumbuhan dari bakteri itu sendiri. Ketika sudah mengetahui pertumbuhannya maka juga akan mengetahui bagaimana cara mencegah penyakit berbahaya akibat bakteri. Adapun penyakit berbahaya yang disebabkan oleh bakteri adalah.

Penyakit Berbahaya Akibat Bakteri 

1. Sepsis 

Penyakit berbahaya akibat bakteri yang pertama adalah sepsis. Sepsis ini merupakan komplikasi berat dari infeksi. ketika sudah dalam kondisi terindikasi mengalaminya, bakteri yang menyebabkan infeksi telah menyebar di aliran darah. Sehingga tubuh melepaskan antibodi untuk melawannya. Akibatnya akan merusak organ-organ tubuh.

2. Meningitis 

pertumbuhan bakteri
Penyakit Meningitis Disebabkan Oleh Bakteri

Penyakit meningitis terjadi karena ada infeksi di selaput pelindung otak dan juga saraf tulang belakang. Kondisi ini disebabkan oleh bakteri serta berpotensi merusak otak dan kehilangan nyawa. Terjadinya meningitis diawali dengan adanya infeksi di bagian tubuh lain yang kemudian menyebar ke otak.

3. Tuberkulosis 

Tuberkulosis terjadi akibat adanya bakteri yang menyerang paru-paru. Selain itu, juga bisa menyerang otak, tulang, ginjal dan kulit. Perlu diketahui jika penyakit ini bisa menular dan sangat berpotensi terjadinya kematian. penularan penyakit ini bisa melalui air liur yang dikeluarkan penderita saat menderita batuk kering ataupun batuk berdahak. 

Itulah beberapa fase pertumbuhan bakteri dan juga beberapa penyakit berbahaya akibat bakteri. Semoga penjelasan di atas bisa bermanfaat untuk pembaca semuanya. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *