Jari Kesemutan Dapat Berpotensi Timbulkan Penyakit Serius

jari kesemutan merupakan gejala yang sering dialami oleh orang banyak

Kejadian jari kesemutan mungkin menurut Anda bukan penyakit yang membahayakan. Tetapi hal ini bisa berubah ketika terjadi pada keadaan yang terus menerus. Jika kesemutan yang Anda alami hanya berlangsung sebentar bisa jadi hanya disebabkan oleh tekanan. Untuk mengurangi rasa kesemutan ini bisa dengan menghilangkan tekanan tersebut. Namun apabila kesemutan berangsur terus menerus bisa jadi ada kondisi tubuh Anda yang mengalami masalah. Apabila hal ini terjadi disarankan bagi Anda untuk konsultasi ke dokter langsung.

Ada beberapa penyebab dari kesemutan yang tidak kunjung reda. Berikut ini beberapa penyebab yang mungkin mengakibatkan kesemutan pada tangan maupun jari :

Carpal Tunnel Syndrome (CTS)

Carpal Tunnel Syndrome merupakan salah satu jenis kerusakan saraf yang disebabkan oleh tekanan berulang dan iritasi saraf medianus pada tangan. Kondisi ini biasanya terjadi kesemutan yang terus menerus di malam hari, pergelangan tangan sakit, melemahkan kekuatan tangan saat menggenggam barang. Biasanya hal ini terjadi karena trauma akibat pekerjaan yang dilakukan terus – menerus, dan biasanya menyerang orang yang bekerja menggunakan tangan seperti menulis, mengepak barang, mengetik dan lain – lain.

Rheumatoid Arthritis

Rheumatoid Arthritis mempengaruhi lapisan sendi yang menyebabkan pembengkakan yang menyakitkan. Gejala lain yang timbul dari rheumatoid arthritis di tangan adalah sendi tangan dan jari-jari yang terasa hangat, bentuk sendi tampak cacat, serta nyeri atau kekakuan saat bangun tidur yang berlangsung lebih dari satu jam.

Diabetes

Tangan kesemutan yang terus menerus juga bisa terjadi akibat pembuluh darah kecil terganggu. Hal ini dikarenakan pembuluh darah yang memasok saraf di jari tangan rusak, sehingga Anda akan merasa kesemutan. Penderita diabetes biasanya mengalami hal seperti ini. kondisi ini bisa menyebabkan tangan mati rasa sehingga bisa mengalami luka tanpa rasa sakit. Seperti diketahui, luka pada penderita diabetes susah sembuh dan bisa berkembang menjadi gangren.

Kerusakan Saraf

Salah satu penyebab kesemutan pada tangan dan jari juga bisa dikarenakan oleh kerusakan saraf. Kerusakan saraf pada tangan bisa karena infeksi, cedera, atau penggunaan tangan secara terus – menerus. Misalnya jika seseorang dalam pekerjaannya secara teratur mengoperasikan mesin yang bergetar, maka tangannya akan mengalami kerusakan saraf dan mengakibatkan kesemutan. Keadaan ini biasa disebut dengan “sindrom getaran tangan” dan lengan.

kerusakan saraf bisa menyebabkan jari terasa kesemutan.

Kesemutan dalam jangka panjang bisa juga disebabkan oleh penyakit yang menyebabkan kerusakan sistem saraf yang tidak hanya berada di tangan. Akibat rusaknya sistem saraf, maka pada area saraf tersebut bisa mengalami kesemutan. Penyakit yang memiliki potensi demikian adalah stroke, multiple sclerosis, dan tumor otak. Meski kondisi ini serius, namun kasusnya jarang terjadi dan biasanya gejalanya bukan hanya kesemutan semata.

Dari beberapa penyebab yang memicu jari tangan kesemutan, salah satu faktor yang banyak terjadi dikarenakan oleh penyakit Diabetes.Kesemutan pada tangan dapat terjadi sementara ataupun waktu yang lebih panjang. Selain tangan, bisa juga dirasakan kaki kesemutan atau kesemutan pada tangan dan kaki sekaligus.

Kesemutan yang lebih berat atau kronis seringkali disertai gejala lain seperti rasa nyeri, gatal, kebas, hingga pengecilan otot. Kesemutan yang diikuti dengan gejala-gejala tersebut merupakan pertanda terjadinya kerusakan saraf. Istilah medis untuk kerusakan saraf yaitu neuropati perifer. Hingga saat ini, ada lebih dari 100 jenis neuropati perifer yang dapat menurunkan kemampuan bergerak bahkan menyebabkan kelumpuhan. Diabetes merupakan salah satu penyebab paling sering dari neuropati perifer, dan dikenal dengan istilah neuropati diabetik.

Menurut data yang ada lebih dari setengah penderita diabetes mengalami kerusakan saraf, dari mulai ringan hingga ke berat. Pada beberapa kejadian, kesemutan merupakan ciri – ciri awal terdeteksi penyakit diabetes. Pada penderita diabetes, biasanya awal mula kesemutan dari telapak kaki hingga menuju ke atas kemudian sampai kesemutan jari tangan. Para penderita diabetes ada umumnya juga akan merasakan nyeri yang amat, hal ini disebabkan karena gejala kerusakan saraf. Hal ini perlu di konsultasikan dengan dokter, karena meskipun berawal dari ringan jika terus menerus akan menjadi lebih para.

Sejauh ini kerusakan saraf belum ada obatnya. Pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan mengurangi rasa nyerinya dan tidak nyaman yang dialami penderita diabetes. Salah satunya adalah dengan mengendalikan gula darah agar tetap normal. Pengendalian tingkat gula darah adalah langkah pencegahan untuk kerusakan saraf lebih lanjut. Tingkat gula darah yang disarankan adalah 70-130 mg/dL. Untuk mengetahui kondisi badan Anda lebih lanjut bisa langsung konsultasi dengan dokter.

Ini adalah beberapa penjelasan tentang apa saja penyebab dari kesemutan pada tangan dan jari yang terus menerus. Jika Anda masih mengalami jari kesemutan yang di rasa tidak kunjung membaik bisa langsung Anda konsultasikan dengan dokter. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *