Pentingnya Pemanasan Sebelum Berolahraga

pemanasan sebelum olahraga (fitness)

Gaya hidup perkotaan sering membuat kita lupa akan pentingnya berolahraga. Ada banyak manfaat yang bisa didapat dari kegiatan yang satu ini. Oleh sebab itu, jamak masyarakat perkotaan yang melakukan fitness guna memenuhi kebutuhan tersebut.

Baca Juga : Gaya Hidup Perkotaan Sebabkan Kebas

Salah satu alasan utama adalah minimnya waktu akibat kesibukan sehari-hari. Walaupun banyak orang sudah melakukan kegiatan fitness untuk memenuhi kebutuhan olahraga, Meskipun begitu masih banyak yang belum memahami pentingnya pemanasan untuk berolahraga. 

Pemanasan sangat penting untuk menunjang kesiapan fisik sebelum melakukan kegiatan olahraga yang berat seperti fitness. Mengutip Harvard Medical School, David Nolan terapis fisik di Massachusetts General Hospital mengatakan pemanasan dapat membantu meringankan beban ketika melakukan olahraga sedan dan berat. Lebih lanjut dia mengatakan bahwa pemanasan rutin setiap hari dapat membuat otot menjadi lebih lentur dan rentan mengalami cedera.

Sering kita mendengar kabar dari orang sekitar ketika pertama kali fitness, hampir seluruh tubuh merasakan nyeri dan sakit. Setelah mengalami hal tersebut, banyak orang menjadi enggan untuk melanjutkan olahraga di tempat fitness. Ada baiknya kita mengetahui apa saja manfaat dan jenis-jenis pemanasan yang dapat dilakukan sebelum berolahraga.

Manfaat Pemanasan Sebelum Olahraga

Ada banyak manfaat yang didapat ketika melakukan pemanasan. Manfaat utama yaitu memberikan fleksibilitas terhadapat otot di seluruh tubuh. Sehingga tubuh akan lebih resisten terhadap kontraksi. Hal ini membuat tubuh rentan mengalami cedera serius seperti cedera persendian, ligamen lutut dan angkle.

Pada kegiatan olahraga yang cenderung ringan seperti fitness ataupun jogging. Gerakan pemanasan sendiri mampu mengurangi risiko terjadinya kerusakan saraf. Kerusakan tersebut biasanya mengakibatkan rasa nyeri seperti kesemutan dan kebas. Meskipun bukan di kategorikan sebagai penyakit berbahaya.

Manfaat Pemanasan Dalam Jangka Panjang

Meski biasanya kita hanya melakukan pemanasan sebelum berolahraga namun, gerakan pemanasan memberikan manfaat jika dilakukan terus menerus dalam jangka panjang.

Menurut jurnal penelitian Ian Sherer  dalam esai “does stretching helps prevent injury?” Dia mengatakan jika pemanasan memberikan efek jangka panjang berupa ketahanan otot viskolelastik yang membuat pelepasan otot dan meningkatkan daya tahan tubuh. 

Seperti peredaran darah yang lancar, detak jantung kembali normal serta pernapasan yang lebih teratur. Umumnya manusia melakukan peregangan selama 60 detik per hari dapat mengurangi risiko terjadinya cedera.

Jenis-Jenis Pemanasan Sebelum berolahraga

Dynamic Stretching

dynamic stretching atau pemanasan dinamis sangat cocok bagi Anda yang sering melakukan fitness. Mengingat area tubuh yang terbebani adalah area tangan, kaki dan perut maka dynamic stretching dapat dilakukan. Pemanasan dinamis menekankan gerakan yang lebih variatif dan aktif bergerak. 

Sehingga otot menjadi lebih rileks ketika akan melakukan penekanan pada otot ketika fitness. Contoh dynamic stretching adalah : jogging, peregangan tangan dan kaki sambil bergerak. Umumnya pemanasan dilakukan selama 5-10 menit sebelum melakukan fitness.

Static Stretching

Meski biasanya pemanasan dilakukan untuk membuat otot menjadi lebih fleksibel dan tahan terhadap kontraksi yang terjadi pada tubuh. Pemanasan statis lebih berfungsi untuk merileksasi anggota tubuh. Biasanya static stretching dilakukan setelah melakukan aktivitas sehari-hari seperti bekerja dalam posisi duduk, atau didepan laptop dan menyetir kendaraan dalam waktu yang cukup lama.

melakukan pemanasan statis salah satunya yoga

Pemanasan seperti yoga dan meditasi dapat membantu tubuh untuk melakukan recovery setelah mengalami hari yang melelahkan. Selain itu dapat membantu melancarkan peredaran darah dan mengurangi potensi stress. Lakukan pemanasan  selama 15-30 menit.

Cooling Down

Tahap terakhir yang sering dilupakan ketika setelah selesai berolaharaga adalah melakukan gerakan cool down atau pendinginan. Bertujuan untuk kembali membuat otot menjadi rileks setelah dipaksa berkerja keras atau berolahraga.

Gerakan cooling down bermacam-macam jenisnya. Seperti pemanasan, pada cooling down terdapat juga gerakan statis dan dinamis tergantung seberapa berat intensitas yang dilakukan pada hari itu. Cooling down juga dapat mengurangi risiko terjadinya cedera dan sebagai penormal suhu tubuh setelah melakukan aktivitas olahraga. Biasanya tidak dilakukan terlalu lama hanya 3-5 menit saja.

Setelah memahami pentingnya manfaat pemanasan sebelum berolahraga, semoga Anda dapat meluangkan waktu sebentar sebelum melakukan aktivitas olahraga mengingat begitu banyaknya manfaat yang didapat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *