Obat Kebas Tradisional Vs Modern, Mana Lebih Baik?

obat kebas

Ada banyak cara yang dilakukan untuk dapat mengatasi rasa kebas atau parestesia. Ada banyak obat kebas yang dapat digunakan. Baik berupa obat herbal maupun obat medis farmasi.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh studi klinis NENOIN pada 411 responden penderita diabetes, carpal tunnel syndrom dan berbagai penyakit komplikasi lainnya. Penelitian ini berlangsung selama 12 minggu di 8 kota memberikan hasil yang cukup positif. 

Secara keseluruhan 62% penderita penyakit diatas mengatakan bahwa rasa nyeri akibat kebas berkurang secara signifikan setelah mengkonsumsi obat neurotropik dengan kandungan vitamin B1, B6 dan B12. 

Lebih lanjut Dr. Manfaluthy Hakim Ketua Kelompok Studi Neurofisiologi dan Saraf Tepi, PERDOSSI Pusat mengatakan bahwa kebas dan kesemutan pada tahap lanjut dapat merupakan gejala kerusakan sensor motorik dan kelumpuhan.

Ketahui Dosis Dan Penggunaan Obat Neurotropik

Meskipun terbukti ampuh untuk mengurangi rasa nyeri. Perlu diperhatikan bahwa penggunaan obat neurotropik harus sesuai dengan dosis dan dibawah pengawasan dokter.

Sesuai dengan ketentuan medis, penggunaan dosis obat neurotropik B kompleks adalah sebanyak 200 miligram per hari atau satu tablet per hari. Jika penggunaan lebih dari dosis yang dianjurkan maka akan menimbulkan efek samping yang cukup serius. 

Efek Samping dan Interaksi obat

Jika penggunaan obat melebih dosis yang dianjurkan. Maka efek samping yang timbul adalah seperti alergi(gatal-gatal seluruh tubuh ataupun bagian tertentu), jantung berdegup kencang, pendarahan dan nyeri pada ulu hati.

Umumnya efek samping hanya terjadi sementara. Jika rasa sakit akibat efek samping terus berlanjut sebaiknya konsultasikan dengan dokter terkait.

Sedangkan interaksi obat yang dapat terjadi ketika Anda mengkonsumsi obat neurotropik B kompleks adalah obat akan mengalami penurunan manfaat jika digunakan bersamaan dengan obat lain seperti amaryl (glimepiride), aspirin, Bisoprolol, Clopidogrel, Asam folat, Losartan, Omeprazole, Paracetamol.

Selain itu jangan pernah mengkonsumsi susu sebelum minum obat karena akan menetralkan fungsi dari obat tersebut. Sebaiknya konsumsi obat setengah jam setelah Anda minum susu.

Obat Tradisional Untuk Hilangkan Kebas

obat kebas tradisional

Meskipun obat vitamin B kompleks telah terbukti dan teruji secara klinis dapat meredakan serta mencegah terjadinya kebas secara signifikan. Meski begitu tidak semua orang dapat menggunakannya mengingat ada beberapa orang yang tidak resisten terhadap obat tersebut. 

Untuk itu diperlukan obat tradisional atau alternatif untuk para penderita yang alergi obat. Diantaranya yang dapat digunakan sebagai pengganti obat neurotropik adalah : 

Kulit Manggis

Buah yang bernama latin Garcinia mangostana ini dikenal sebagai ratu “buah-buahan” memiliki banyak manfaat. Mulai dari buah, biji hingga kulitnya. Kulit manggis dikenal sebagai obat karena bermanfaat sebagai obat anti inflamasi dan antioksidan. Selain itu kulit manggis memiliki zat xanthone yang juga dapat mencegah kerusakan saraf yang dapat menyebabkan kebas dan kesemutan

Cara pemakaiannya adalah dengan membersihkan kulit manggis, setelah bersih rebus kulit manggis lalu tiriskan. Campur air rebusan kulit manggis dengan madu untuk memberikan rasa. Konsumsi satu cangkir tiap hari untuk dapat hasil yang signifikan.

Kayu Manis

Selain kulit manggis bahan alami lain yang dapat mengobati kebas dan kesemutan adalah kayu manis. Nutrisi yang terkandung dalam kayu manis adalah kalium dan mangan memiliki fungsi untuk memperlancar peredaran darah dan dapat mengurangi risiko terjadi kebas.

Cara pemakaiannya adalah dengan mengambil 2-4 gram bubuk kayu manis dengan madu murni lalu mencampunya kedalam secangkir air hangat. Setelah teraduk dengan rata diminum selagi hangat. Dianjurkan setiap hari sebagai obat kebas yang cukup ampuh.

Temulawak

Temulawak atau curcumin dikenal sebagai tanaman obat ternyata memiliki banyak khasiat. Salah satunya adalah untuk mengatasi kolestrol jahat pada tubuh kita. Kolestrol dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah yang dapat merusak jaringan saraf hingga pada akhirnya menyebabkan kebas.

Menurut pakar kesehatan Prof Nyoman Kertia, MD., Ph.D cara paling ampuh adalah dengan mengkonsumsinya secara langsung yaitu dengan cara direbus dan meminum saripati dari rebusan air temulawak. 

Meskipun ampuh untuk meredakan rasa nyeri akibat kebas dan kesemutan. Penggunaan obat neurotropik harus diawasi dan sesuai dosis yang ditentukan. Hal ini mengingat efek samping yang timbul akibat dosis yang tinggi. Efek yang ditimbulkan berupa radang pada usus, infeksi pencernaan hingga pendarahan pada saluran pencernaan

Oleh sebab itu praktisi dunia kesehatan di era sekarang lebih cenderung untuk memberikan resep herbal mengingat efek samping yang tidak terlalu berbahaya. Termasuk untuk keperluan obat kebas dan kesemutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *