Inilah Rekomendasi 5 Obat Asam Urat Tradisional yang Manjur

obat asam urat

Ada banyak sekali pilihan obat asam urat yang banyak tersedia di pasaran, mengingat penyakit asam urat juga merupakan salah satu penyakit yang umum ditemui di Indonesia. Akan tetapi Anda tidak boleh sembarangan mengkonsumsi obat-obatan tersebut. Jika salah mengkonsumsi bisa menimbulkan efek buruk untuk kesehatan. Lebih amannya, sebaiknya Anda mengkonsumsi obat asam urat tradisional, meskipun tradisional tetapi khasiatnya sangat manjur. Berikut adalah obat asam urat tradisional yang manjur.

Apa Saja Rekomendasi Obat Asam Urat yang Aman dan Manjur?

Kadar asam urat yang tinggi biasa nya ditandai dengan gejala radang sendi asam urat atau gout arthritis. Maka dari itu, seseorang yang merasakan gejala tersebut akan merasakan rasa sakit yang luar bisa, terkadang juga disertai dengan pembengkakan. Pada saat dalam kondisi ini tidak diperbolehkan untuk melakukan pijat, solusi yang bisa diberikan adalah mengkonsumsi obat asam urat. Nah, berikut ini merupakan 5 pilihan obat asam urat yang bisa Anda konsumsi. 

1. Buah ceri

Buah Ceri Kaya Antioksidan

Tak banyak yang tahu, ternyata buah yang satu ini sangat baik dikonsumsi untuk menyembuhkan asam urat. Penyakit asam urat terjadi karena kadar asam urat dalam darah terlalu tinggi. Saat dalam kondisi normal, asam urat yang berlebihan akan dikeluarkan dari tubuh melalui urin maupun tinja. Buah ceri mengandung berbagai jenis antioksidan yang berperan untuk mencegah produksi asam urat yang berlebihan. Oleh karena itu, buah ceri bisa dimanfaatkan untuk obat asam urat yang sangat manjur. Agar lebih manjur, sebaiknya  mengkonsumsi buah ini secara rutin. Dalam sehari Anda bisa mengkonsumsinya sebanyak 15-20 buah.

2. Jahe

Jahe Sebagai Anti Peradangan

Sebagai bumbu dapur yang umum digunakan, nyatanya jahe juga menyimpan kaya manfaat. Selain untuk bumbu masakan, ternyata jahe juga sangat bermanfaat untuk kesehatan, salah satu manfaat dalam kesehatan adalah sebagai obat untuk asam urat. Ini dikarenakan di dalam jahe ditemukan sifat anti peradangan. Zat anti peradangan tersebut adalah shogaol dan ginger rolls. Bagi penderita asam urat, Anda bisa mengkonsumsinya dengan menambahkan jahe pada minuman maupun makanan.

3. Buah pisang

Pisang dengan Kadar Purin Rendah

Penderita asam urat sangat dilarang keras mengkonsumsi makanan yang mengandung purin tinggi. Di dalam purin tinggi inilah asam urat dibentuk dalam darah. Maka dari itu, penderita asam urat disarankan mengkonsumsi makanan rendah purin seperti pisang. Selain rendah purin, pisang juga mengandung vitamin C dan juga kalium cukup tinggi. Vitamin C yang tinggi dalam pisang bisa untuk menurunkan tingkat peradangan pada penderita asam urat. Sedangkan kalium ini bisa mengubah Kristal asam urat menjadi cairan dan dikeluarkan melalui urin. Bagi penderita asam urat disarankan untuk mengkonsumsi pisang satu atau dua buah per hari.

4. Buah apel

Apel Rendah Purin dan Kaya Vitamin C

Selain pisang, buah apel juga mengandung purin rendah. Ini disebabkan oleh apel yang mengandung kurang dari 50 mg purin dalam setiap 100 gram apel. Apel juga mengandung vitamin C yang baik untuk dijadikan obat untuk asam urat alami karena bisa mengurangi rasa nyeri. Mengkonsumsi apel ini juga berguna untuk mencegah terjadinya penyakit asam urat. Penderita asam urat disarankan untuk mengkonsumsi apel 2 sampai 4 buah setiap harinya.

5. Seledri

Seledri Anti Peradangan

Salah satu sayuran yang berada disekitar kita dan bisa kita gunakan sebagai alternatif asam urat adalah seledri. Ternyata sayuran ini bisa dijadikan bahan alami untuk penyakit asam urat. Terutama ekstrak biji dari seledri sudah sejak lama dijadikan alternatif tradisional asam urat. Seledri ini mampu mengurangi terjadinya peradangan sendi jika dikonsumsi rutin setiap hari. Selain bisa langsung dikonsumsi saat mentah juga bisa dikonsumsi dalam bentuk jus.

Itulah 5 obat asam urat tradisional yang manjur. Namun obat tersebut akan lebih manjur jika dikonsumsi secara rutin.   

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *