Inilah 8 Makanan yang Mengandung Racun dan Sering Dikonsumsi

makanan yang mengandung racun

Perlu diketahui jika makanan yang sering dikonsumsi manusia, ternyata juga mengandung racun. Racun yang terkandung di dalamnya ada yang berbahaya untuk tubuh manusia. Banyak di antaranya yang belum tahu mengenai informasi ini. Lalu apa saja makanan yang mengandung racun?

5 Makanan yang Sering Dikonsumsi dan Mengandung Racun

1. Nasi

makanan yang mengandung racun
Terdapat kandungan racun arsenik di dalam nasi

Makanan pertama adalah nasi. Nasi menjadi makanan pokok bagi masyarakat di Indonesia. Dimana setiap kali makan pasti akan ditemukan nasi. Namun, tidak banyak yang tahu ternyata nasi mengandung beberapa komponen racun. 

Racun yang terkandung di dalam nasi disebut dengan nama racun arsenik. Racun arsenik bisa menyebabkan muntah, vertigo dan juga sakit perut. Kandungan racun arsenik yang tinggi biasanya ditemukan di beras merah dan produk beras instan. 

Anda tidak perlu khawatir karena kandungan racun tersebut tidak akan membunuh Anda. Hal ini dikarenakan untuk bisa membunuh berarti harus mengonsumsi nasi setidaknya 7 juta porsi. Jadi, tidak perlu terlalu khawatir jika mengetahui fakta ini.

2. Singkong

Makanan selanjutnya adalah singkong. Bahan makanan satu ini dikenal sebagai sumber karbohidrat dan bisa diolah menjadi berbagai jenis makanan enak dan lezat. Akan tetapi, jika singkong dikonsumsi dalam kondisi mentah, dalam jumlah banyak  cara pengolahannya salah maka akan berbahaya. 

Penyebabnya adalah singkong mengandung bahan kimia bernama glikosida sianogenik. Perlu diketahui jika glikosida sianogenik bisa melepaskan zat sianida dalam tubuh ketika dikonsumsi. Selain itu, singkong juga menyerap bahan kimia berbahaya dari tanah.

Contoh bahan kimia tersebut adalah seperti kadmium dan arsenik.  Bahan kimia tersebut bisa meningkatkan risiko kanker jika menggunakan singkong sebagai makanan pokok. Oleh karena itu harus berhati-hati dalam kadar konsumsi dan pengolahan singkong.

3. Kentang

makanan yang mengandung racun
Bagian batang dan daun kentang yang beracun

Makanan yang mengandung racun selanjutnya yaitu kentang. Bagian kentang yang memiliki kandungan racun adalah bagian batang dan juga daun. Akan tetapi, hingga saat ini kasus keracunan kentang masih jarang ditemui, tetapi tidak menutup kemungkinan kejadian tersebut akan terjadi. 

Kentang menjadi bahan makanan yang sering dikonsumsi. Biasanya kentang diolah menjadi kentang goreng, kentang rebus, perkedel dan sebagainya. Jika Anda tidak ingin keracunan disarankan untuk tidak mengonsumsi kentang hijau atau daunnya karena bisa menyebabkan kematian.

4. Apel

Rutin mengkonsumsi apel setiap hari sangat bermanfaat bagi kesehatan manusia. Namun, buah ini ternyata mengandung zat yang sangat beracun yaitu zat sianida. Zat sianida ini bisa ditemukan di bagian bijinya yang berwarna hitam. Adanya sianida ini karena biji tersebut mengandung zat amygdalin.

Zat amygdalin dalam biji apel bisa melepaskan sianida ketika berinteraksi dengan enzim pencernaan. Dosisnya yang kecil bisa dinetralkan oleh enzim yang ada di dalam tubuh. Jika dosisnya besar yang jumlahnya 200 biji apel sangat membahayakan tubuh karena bisa menimbulkan kematian.

5. Kacang Merah

makanan yang mengandung racun
Tidak disarankan untuk mengkonsumsi kacang merah mentah karena memiliki racun

Makanan yang mengandung racun terakhir adalah kacang merah. Sangat dilarang keras mengkonsumsi kacang merah dalam kondisi mentah. Hal ini dikarenakan di dalam kacang merah ditemukan senyawa beracun yang bernama phytohaemagglutinin. 

Mengonsumsi kacang merah mentah dalam jumlah banyak bisa menyebabkan mual dan sakit kepala. Namun, keberadaan racun tersebut akan hilang ketika kacang merah dimasak. Maka dari itu, konsumsi kacang merah ketika sudah matang. 

Nah itulah 5 makanan yang mengandung racun dan sering dikonsumsi oleh manusia. Semoga informasi diatas bisa menambah pengetahuan Anda. Adanya informasi diatas tidak bermaksud untuk melarang mengonsumsinya tetapi sebaiknya dikonsumsi dengan cara yang benar. 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *