3 Hal Penting yang Berpengaruh Pada Kesehatan Seksual 

kesehatan seksual

Dewasa ini kesadaran publik mengenai kesehatan seksual sudah semakin meningkat. Namun, tahu nggak kalau kesehatan itu nggak cuman secara fisik. Demikian juga dengan seksual kamu kudu paham bahwa sehat seksual itu nggak cuman menjaga saluran reproduksi agar tetap baik. 

Ada banyak hal  terkait sehat secara seksual yang perlu kamu ketahui. Misalnya saja sehat secara mental dan psikologis serta relevansinya dengan kesehatan saluran reproduksi. Jadi, memang sekompleks itu dan nggak bisa dianggap sepele sebatas hubungan seksual sebelum menikah. 

3 Hal yang Harus Kamu Tahu Agar Kesehatan Seksual Bisa Terjaga

kesehatan seksual
Pentingnya menjaga kesehatan seksual

Menjaga kesehatan secara seksual itu bukan tanggung jawab orang tua, guru atau lingkungan. Tapi mutlak kewajiban diri sendiri dan harus dimulai dari diri sendiri. Oleh karena itu kamu harus paham hal-hal ini sebelum memutuskan perilaku yang berkaitan dengan komponen seksual kamu. 

1. Pastikan Berperilaku Sehat dan Bersih

Maksudnya apa sih ini? jadi banyak yang belum paham jika habis buang air kecil itu nggak cukup sekadar kering. Harus bersih di lipatan kulit dan bagian luar lainnya. Ini berguna untuk mencegah infeksi saluran kemih yang selain sakit juga berpengaruh ke sistem reproduksi kamu jika tidak ditangani secara serius. 

Selain itu, pastikan ganti celana dalam minimal 3 kali sehari. Ini berguna agar daerah intim tidak terlalu lembab yang memicu tumbuhnya kuman jahat. Pastikan juga tidak menyentuh organ vital dengan tangan yang kotor.

Misalnya menggaruk atau membetulkan celana dalam yang tidak tepat. Nah, ini pastikan tanganmu bersih ya. Dengan begitu, kebersihan organ intim bisa terjaga. 

2. Tidak Berkonsultasi Ke Orang yang Salah

Kesehatan seksual itu bukan sekadar katanya. Ada dokter spesialis yang bisa membantu kamu untuk konsultasi seputar masalah seksual. Misalnya saja kamu mengalami keputihan berkepanjangan akibat sudah melakukan hubungan seksual sebelum menikah dan berganti-ganti lagi.

Nah, keputihan yang muncul bisa jadi bukan sekadar keputihan biasa, karena berkemungkinan itu penyakit kelamin berbahaya lainnya. Lebih parahnya lagi, jangan cuman mengumpulkan informasi lewat Google trus membuat diagnosis sendiri. Sebab hal ini justru bisa memberikan asumsi yang salah.

3. Berperilaku Sesuai Norma Dan Budaya

Kata siapa ini nggak penting bagi kesehatan seksual kamu? Bayangkan saja kalau kamu melanggar norma-norma yang ada. Misalnya, hubungan seksual sebelum menikah dan dengan banyak pasangan. Lalu diperparah dengan tidak memakai kondom. 

Kebayang seberapa bahayanya? Bagaimana ancaman HIV atau penyakit kelamin lain? Kebayang gimana kalau pihak perempuan hamil dan kalian belum siap secara mental untuk membesarkan anak? Harus kamu ingat, jika kesehatan mental dan moral sangatlah berpengaruh terhadap sehat secara seksual. 

Karena dari otak dan mental yang sehat, saluran reproduksi dan tubuh pun akan aman serta sehat. Misalnya saja pada perempuan, saat stress memikirkan pasangan yang selingkuh setelah melakukan hubungan seksual. Maka ini memicu berkembang pesatnya Candida  sp yang menjadi biang keputihan.

Nah, jadi nyadar ya kalau sehat secara seksual nggak cuman saluran reproduksi yang bersih saja. Tetapi juga harus diiringi dengan mental dan psikologis yang sehat. Jadi kesehatan seksual ini harus benar-benar kamu jaga dan perhatikan dengan baik, tidak hanya kesehatan mental atau fisik saja. 

Mari mulai hidup sehat agar kesehatan seksual secara menyeluruh bisa tercapai. Terapkan pola makan, pola pergaulan dan pola hidup yang sehat. Semoga informasi ini bermanfaat dan selalu jaga kesehatan kamu ya! 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *