Fungsi Vitamin Saraf Sebagai Pencegah Kerusakan Saraf Tepi

kurangnya vitamin sebabkan neuropati

Vitamin ada beberapa macam dengan berbagai manfaatnya. Salah satunya sebagai fungsi vitamin saraf yang baik untuk menghindari kerusakan yaitu vitamin B. Kerusakan saraf tepi sering ditandai dengan kesemutan, kebas, kram, bahkan kelemahan pada pergelangan kaki atau tangan. Kondisi ini dapat disebabkan oleh beragam hal, mulai dari gaya hidup hingga penyakit tertentu.

Kerusakan saraf tepi disebut juga neuropati. Kerusakan saraf tepi dapat mempengaruhi keampuan individu dalam beraktivitas. Kerusakan pada saraf tepi juga dapat menyebabkan gangguan sensorik, motorik, dan penurunan kualitas hidup penderita. Memahami penyebab kerusakan saraf tepi, akan membantu Anda untuk mencegah dan mengurangi gejala kerusakan saraf tepi.

Penyebab Kerusakan Saraf Tepi/Neuropati

  • Aktivitas sehari-hari

Aktivitas sehari – hari Anda yang dilakukan terus menerus. Contohnya, pekerjaan atau kegiatan yang mengharuskan Anda mengetik, memencet tombol mouse, atau mengetik pesan di ponsel secara terus menerus. Sebaliknya, aktivitas sehari-hari yang kurang melibatkan gerakan fisik, seperti duduk atau berdiri terlalu lama pada satu posisi, juga dapat menyebabkan kerusakan saraf tepi.

  • Cedera

Trauma fisik atau cedera merupakan salah satu penyebab umum dari kerusakan saraf. Bisa jadi terjadi kecelakaan pada saat kerja, kecelakaan lalu lintas, jatuh atau jenis cidera yang lainnya. 

  • Defisiensi vitamin B

Kurangnya asupan vitamin B, seperti vitamin B1, B3 (niacin), B6, dan B12, atau kekurangan vitamin E, bisa mengakibatkan kerusakan saraf tepi. Sebab, vitamin-vitamin tersebut memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan saraf Anda. 

  • Paparan bahan kimia dan keracunan

Paparan bahan kimia biasanya bagi orang bekerja dengan zat – zat kimia tertentu seperti Risiko seperti lem, zat pelarut (solvent), klorin, pelitur, cat, insektisida, atau Paparan timbal dan merkuri juga dapat menyebabkan efek serupa.

  • Konsumsi obat tertentu

Bagi penderita kanker yang sedang menjalani perawatan kemoterapi bisa mengakibatkan neuropati. Ini terjadi karena beberapa obat kemoterapi memiliki efek samping yang mengakibatkan kerusakan saraf tepi.

  • Diabetes

Penderita diabetes bisa mengalami neuropati perifier, karena tingginya kadar gula darah dapat menyebabkan kerusakan saraf. Neuropati perifer terjadi terutama bila penderita diabetes tidak menjalani pengobatan secara teratur.

Hal Yang Mencegah Kerusakan Saraf

  • Mengubah Pola Hidup

Anda disarankan untuk mengubah pola hidup yang Anda Ini dapat dilakukan dengan menjaga berat badan ideal, menerapkan pola makan bergizi seimbang, menghindari minuman beralkohol dan mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin B.

  • Mengonsumsi vitamin

Konsumsi vitamin yang mengandung vitamin B1, B6, dan B12 pada penderita neuropati, mampu menjaga kesehatan saraf dan mengurangi gejala kerusakan saraf tepi. Selain itu, efek samping dari konsumsi vitamin neurotropik secara rutin dan jangka panjang pun relatif kecil. Untuk mendapatkan manfaatnya, konsumsilah vitamin neurotropik secara rutin sesuai anjuran dokter.

  • Melakukan Olah Raga Secara Teratur

Pada kerusakan saraf tepi yang disebabkan gerakan berulang oleh anggota tubuh tertentu, Anda dapat melakukan olah raga peregangan sekitar 30 menit setelah cukup lama melakukan gerakan yang sama. Tidak perlu melakukan olahraga yang berat, hanya olahraga ringan yang dilakukan secara konsisten.

Manfaat Vitamin B Bagi Penderita Neuropati

manfaat vitamin B dapat membantu penderita neuropati mengurangi rasa sakit yang dirasakan

Vitamin neuropati berfungsi untuk memperbaikiganguan metabolisme sek saraf serta memberikan asupan yang  dibutuhkan saraf sehingga dapat bekerja dengan baik. vitamin neoropati tidak hanya dapat mencegah tetapu juga bisa mengurangi gejala kerusakan saraf tepi seperti kebas dan kesemutan. Berdasakan hasil penelitian vitamin B komplek dapat mengurangi gejalan neuropati hingga 62 persen.

Selain didapat dari suplemen, vitamin B bisa di dapat dari berbagai jenis makanan seperti sereal, roti, sayuran, biji – bijan, kacang – kacangan. Sementara itu, untuk vitamin B6 didapatkan dari kentang, buncis, daging merah, unggas, telur, dan sereal. Adapun vitamin B12 terkandung pada ikan, daging, susu, dan beberapa produk kedelai.kombinasi vitamin B1, B6 dan B12 terbukti lebi ampuh mencegah dan mengatasi penyakit gangguan saraf berdasarkan hasil penelitian.

Itulah beberapa penjelasan tentang vitamin B yang memiliki manfaat untuk menurunkan efek samping dari gejala kerusakan saraf tepi. Semoga bisa memberi manfaat bagi Anda. Bisa menjali langkah untuk pencegahan jika belum mengalami gejala kerusakan saraf tepi. Penjegahan dengan mengubah pola makan sehat, olah raga teratur, melengkapi vitamin B agar terhindar dari gejala kerusakan saraf. Selain itu bisa juga membaca – baca artikel atau buku terkait kerusakan saraf jika Anda ingin mendalami gelaja – gelaja, serta cara mencegah maupun mengobatinya.

Dengan banyaknya informasi yang di dapatkan, Anda bisa memberikan penjelasan kepada saudara, teman atau siapa saja yang sendag mengalami gejala ini. Anda bisa menganjurkan untuk langakah pertolongan pertama atau penjegahan, hingga selanjutnya untuk mengetahui detail bisa oknsultasi dengan dokter. Semoga dengan adanya informasi ini menambah kesadaran masyarakat juga dalam menjaga kesehatan saraf untuk lebih optimal dan memperbaiki kualitas hidupnya masing – masing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *