Penting Diketahui, Inilah 5 Jenis Kelainan Sperma dan Penyebabnya 

kelainan sperma

Salah satu kondisi yang bisa menyerang kesuburan pria adalah adanya kelainan sperma. Kondisi ini bisa membuat sperma yang dihasilkan menjadi tidak berkualitas, sehingga sulit untuk mendapatkan keturunan. Inilah beberapa jenis kelainan yang bisa terjadi pada sperma. 

5 Jenis Kelainan Sperma dan Penyebabnya

Cara yang bisa digunakan untuk mengetahui kelainan sperma pria adalah dengan cara melakukan analisis cairan sperma. Setelah melakukan analisis tersebut maka akan diketahui jenis kelainan apa yang diderita, dan selanjutnya ditangani. Berikut jenis-jenis kelainan tersebut.

1. Azoospermia

kelainan sperma
Kondisi azoospermia yang bisa menyerang pria

Dalam proses pembuahan sel telur wanita dibutuhkan sel sperma dalam jumlah yang tidak sedikit. Hal ini dikarenakan tidak semua sperma yang dikeluarkan saat ejakulasi bisa bertahan hidup untuk membuahi sel telur. Azoospermia ini merupakan sebuah kondisi medis ketika tidak ditemukan sperma pada semen. 

Beberapa penyebab yang memicu terjadinya azoospermia adalah adanya gangguan hormon hingga gangguan genetik. Ketika dilakukan pemeriksaan tidak terlihat adanya sel sperma yang memadai untuk membuahi sel telur. Maka dari itu, akan menghambat untuk mendapatkan keturunan.

2. Oligozoosperma

Oligozoospermia merupakan keadaan cairan air mani hanya mengandung sel sperma dalam jumlah sedikit. Kondisi ini akan mengakibatkan infertilitas pria. Konsentrasi sperma dibawah 20 juta/ml bisa dikatakan oligozoospermia. Pada kondisi yang berat jumlah sperma dibawah 5 juta sperma/ml.

Adapun penyebab terjadinya oligospermia adalah varikokel, infeksi, masalah ejakulasi, mengonsumsi obat-obatan tertentu dan masalah hormon. Paparan bahan kimia dan juga logam, testis terlalu panas, penggunaan narkoba maupun alkohol juga menjadi penyebab.  Berat badan seseorang juga berpengaruh.

3. Asthenozoosperma

kelainan sperma
Adanya penurunan motilitas sperma

Asthenozoospermia merupakan suatu kelainan dikarenakan adanya penurunan motilitas sperma. Sperma yang baik adalah sperma yang bisa bergerak dengan cepat dan juga lurus ke depan. Namun, jika mengalami gangguan morfologi sperma maka kecepatan pergerakannya akan menurun.

Penyebab asthenozoospermia sangat beragam. Diantaranya yaitu mengkonsumsi alkohol, adanya antibodi yang melawan sperma, mengonsumsi obat-obatan, infeksi pada semen, berat badan, dan masalah pada testikel. Cara mengatasi kelainan ini yaitu melakukan diet dan menjaga kesehatan reproduksi.

4. Teratozoospermia

Kelainan yang juga terjadi pada sperma yaitu teratozoospermia. Teratozoospermia merupakan suatu keadaan dimana bentuk sperma tidak normal. Hingga saat ini belum diketahui apa penyebab dari kelainan ini. 

Bentuk sperma yang tidak normal bisa menyebabkan penurunan motilitas sperma dan juga mencegah masuknya sperma ke sel ovum. Hingga saat ini penyebab kelainan ini belum bisa diidentifikasi. Hanya pemicunya saja yang bisa diketahui. 

Kondisi ini dipicu oleh adalah usia, akrosom yang abnormal. Selain itu juga beberapa penyakit medis seperti hodgkin, chron dan celiac. Jika menderita kelainan ini alangkah lebih baik jika segera berkonsultasi dengan dokter.

5. Hypospermia

kelainan sperma
Jumlah sperma yang seidikit oleh penderita Hypospermia

Hypospermia merupakan suatu keadaan medis yang menyebutkan bahwa jumlah sperma yang dimiliki pria dalam jumlah yang sedikit, yaitu hanya 1,5 ml. Kelainan ini tidak akan menyebabkan infertilitas. Akan tetapi, jika jumlah sperma diikuti dengan konsentrasi sperma maka bisa menyebabkan infertilitas. 

Penyebab dari hypospermia yaitu adanya infeksi, gangguan ejakulasi, tumor, varikokel, gangguan hormon, penggunaan obat-obatan terlarang, testis yang kepanasan, mengonsumsi alkohol dan sebagainya. Masalah ini bisa diatasi dengan melakukan operasi, terapi hormon, dan perubahan gaya hidup.

Nah itulah 5 jenis kelainan sperma dan penyebabnya. Diharapkan dengan adanya penjelasan diatas menjadi lebih tahu mengenai kelainan yang terjadi pada sperma sehingga mengganggu kesuburan. Semoga bermanfaat. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *