Ini Dia Informasi Seputar Penyakit Campak

penyakit campak

Pada tahun 2017, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyebutkan telah terjadi lebih dari 1500 kasus campak di Indonesia. Banyaknya jumlah kasus tersebut akhirnya pemerintah mengadakan imunisasi massal, sehingga jumlahnya terus menurun. Rubeola atau yang lebih dikenal dengan nama campak merupakan salah satu penyakit yang ditandai dengan munculnya ruam kemerahan di seluruh tubuh akibat terserang infeksi virus. Penyakit campak ini adalah penyakit menular dan bisa menyebabkan komplikasi serius terlebih jika menyerang bayi maupun anak-anak. 

Gejala Penyakit Campak

penyakit campak
Demam Tinggi

Gejala awal dari penyakit ini adalah penderita mengalami demam hingga 40º celcius dan diikuti dengan mata merah dan juga berair, bersin-bersin, pilek, batuk kering, sensitif terhadap cahaya, lelah serta nafsu makan menurun.

Dua atau tiga hari setelah gejala tersebut muncul, diikuti dengan munculnya bintik-bintik putih di mulut dan tenggorokan. Setelah itu, muncul ruam merah di wajah. Seiring berjalannya waktu, ruam kemerahan tersebut akan menyebar ke seluruh tubuh. 

Penyebab Penyakit Campak 

penyakit campak
Virus Penyebab Campak

Penyakit campak disebabkan oleh adanya serangan virus dalam keluarga paramyxovirus dan biasanya ditularkan melalui adanya kontak langsung dengan penderita lewat udara. Virus tersebut menginfeksi saluran pernapasan dan selanjutnya menyebar ke seluruh tubuh. 

Selain itu, penularan virus tersebut bisa melalui percikan air liur yang dikeluarkan oleh penderita saat bersin atau batuk. Penularan lainnya bisa melalui sentuhan, yaitu saat seseorang menyentuh  hidung ataupun mulut penderita. 

Seseorang yang belum melakukan imunisasi campak akan lebih berisiko terserang penyakit ini. Selain itu, juga bepergian ke wilayah yang sedang terserang wabah campak dan kekurangan asupan vitamin A. 

Alternatif Pengobatan 

Berikut ini adalah beberapa obat untuk mengobati penyakit campak :

1. Menambahkan Asupan Cairan 

Obat pertama untuk penderita campak adalah dengan memberikan cairan agar terhindar dari dehidrasi. Mengkonsumsi air putih juga bisa melegakan tenggorokan gatal akibat batuk. Saat sedang terjadi demam dengan temperatur tinggi berarti kebutuhan akan cairan semakin meningkat.

2. Terapi Uap

Saat terserang penyakit campak muncul gejala seperti pilek. Jika gejala tersebut dibiarkan akan menyiksa penderitanya. Maka dari itu cara efektif untuk mengatasinya adalah melakukan terapi uap. 

3. Vaksinasi Campak

penyakit campak
Pemberian Vaksin Anti Campak

Apabila penyakit campak menyerang bayi, salah satu pengobatan yang bisa dilakukan adalah dengan pemberian vaksinasi. Vaksinasi tersebut harus dengan bantuan dokter, caranya melalui suntikan serum globulin imun untuk bayi. Vaksinasi ini bisa dilakukan 6 hari setelah didiagnosa terserang virus Rubella.

4. Perbanyak Vitamin A

Pemberian vitamin A bisa mengurangi resiko terjadinya komplikasi serta untuk mempercepat proses penyembuhan. Apabila penderita campak berusia dibawah 1 tahun maka perlu memberikan dosis vitamin A sampai dengan 100.000 IU.

5. Memberikan Minuman Lemon dan Madu

Obat lainnya yang bisa digunakan untuk penyakit campak adalah memberikan lemon dan madu hangat. Minuman hangat tersebut bisa membantu melawan infeksi virus dan suhu tubuh yang terlalu dingin. Kandungan vitamin C pada lemon bisa berfungsi untuk mengatasi masalah saluran pernapasan.

6. Memberikan Teh jahe

Kandungan gingerol pada jahe merupakan bahan alami untuk meningkatkan daya tubuh anak yang sedang terserang campak. Jahe tersebut bisa membuat tubuh menjadi lebih hangat. Anda bisa membuat jahe sebagai teh jahe dengan memotong kecil jahe segar lalu direbus dengan beberapa gelas air. 

Itulah gejala, penyebab dan obat penyakit campak. Semoga uraian di atas bisa bermanfaat untuk pembaca semuanya. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *