Gejala, Penyebab dan Obat Demam Berdarah yang Harus Diketahui

demam berdarah

Demam berdarah atau demam berdarah dengue (DBD) itu sendiri merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dengue. Virus tersebut masuk kedalam tubuh manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus, yang hidup di daerah tropis maupun subtropis. Penyakit ini adalah kondisi yang bisa mengakibatkan kerusakan dan juga kebocoran pembuluh darah serta menurunkan kadar trombosit. Lalu, apa saja gejala, penyebab, obat demam berdarah yang harus diketahui? 

Sepanjang tahun 2017, dilaporkan ada sekitar 59.000 kasus demam berdarah di seluruh Indonesia. Dimana lebih dari 400 kasus berakhir dengan kematian. daerah dengan penyumbang kasus terbanyak adalah provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur yaitu lebih dari 7000 kasus dimasing-masing provinsi tersebut.

Gejala Umum Demam Berdarah 

demam berdarah
Sakit Kepala yang Parah

Gejala demam berdarah diawali dengan terjadinya panas tinggi >40ÂșCelcius selama 4 sampai 7 hari setelah adanya gigitan nyamuk. Disertai dengan munculnya gejala lain seperti sakit kepala parah, nyeri perut, muntah dan tubuh lemas. Selain itu, juga mengalami pendarahan pada hidung, gusi atau di bawah kulit.

Gejala lain dari demam berdarah adalah ditandai dengan munculnya ruam di seluruh tubuh 3 sampai 4 hari setelah terjadinya demam. Kemudian gejala tersebut akan berkurang setelah 1 hingga 2 hari. Kemungkinan juga akan mengalami ruam kedua pada beberapa hari kemudian. 

Penyebab Penyakit 

demam berdarah
Gigitan Nyamuk

Seperti apa yang dijelaskan di atas bahwasanya demam berdarah disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Biasanya pergelangan kaki dan leher menjadi bagian tubuh yang seringkali mendapat gigitan. Gigitan nyamuk tersebut terjadi pada pagi hari dan sore menjelang petang.

Setelah nyamuk pembawa virus tersebut menggigit bagian tubuh manusia, virus tersebut akan masuk dan mengalir dalam darah dan kemudian menginfeksi sel-sel kulit terdekat yang disebut dengan keratinosit. 

Penularan virus dengue bisa terjadi ketika seseorang yang terinfeksi digigit oleh nyamuk perantara. Virus dari orang yang terinfeksi akan dibawa oleh nyamuk, sehingga penularan hanya bisa ditularkan melalui gigitan nyamuk bukan dari orang per orang.

Obat Demam Berdarah 

Berikut ini adalah beberapa cara untuk mengobati demam berdarah :

1. Minum Obat untuk Menurunkan Demam

Obat yang bisa dikonsumsi untuk menurunkan demam adalah paracetamol. Paracetamol selain untuk menurunkan demam juga sebagai  obat pereda nyeri yang bisa meringankan rasa sakit. Hindari obat penghilang rasa sakit yang bisa meningkatkan komplikasi pendarahan, seperti ibuprofen, aspirin dan naproxen sodium.

2. Minum Banyak Cairan 

Dokter selalu menyarankan pasien untuk mengkonsumsi banyak cairan. Cairan tersebut bisa saja infus, air mineral, makanan berkuah, buah ataupun jus segar.  Pasien DBD memang diwajibkan untuk mengkonsumsi cairan supaya menurunkan demam dan mencegah terjadinya dehidrasi.

3. Istirahat yang Cukup 

demam berdarah
Istirahat Total untuk Sembuh

Seseorang yang sedang terserang penyakit ini akan disarankan untuk beristirahat. Dengan beristirahat, pasien akan cepat pulih. Selain itu, juga bisa membantu pemulihan jaringan tubuh yang rusak saat jatuh sakit.

4. Mengkonsumsi Daun Pepaya 

Mengkonsumsi daun pepaya dipercaya bisa menstabilkan dinding sel keping darah sehingga tidak bisa dengan mudah dihancurkan oleh virus dengue. Sedangkan ekstrak daun pepaya bisa membantu meningkatkan kadar trombosit dalam darah.

5. Mengkonsumsi Jambu Biji 

Kandungan thrombinol dalam jambu biji mampu merangsang thrombopoietin. Trombopoietin tersebut merupakan senyawa aktif dalam tubuh manusia yang memicu pembentukan keping darah baru sehingga bisa menaikkan kadar trombosit. Selain itu, quercetin dalam jambu biji bisa menekan pertumbuhan virus dengue dalam tubuh pasien.

Itulah gejala, penyebab dan obat demam berdarah. Semoga uraian di atas bisa bermanfaat untuk pembaca semuanya. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *