Ketahui 7 Gejala tipes yang Harus Diwaspadai

gejala tipes

Tipes atau demam tifoid adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi menular akibat adanya bakteri Salmonella typhi. Bakteri tersebut biasanya hidup di dalam air yang telah terkontaminasi dengan feses dan bisa menempel pada makanan dan minuman yang dikonsumsi. Lalu, apa saja penyebab dan gejala tipes yang harus diwaspadai? Berikut informasi selengkapnya untuk Anda. 

Apa Penyebab Penyakit Tipes?

Anda akan lebih berisiko terserang penyakit tipes ketika mengkonsumsi makanan dan minuman yang terkontaminasi bakteri Salmonella typhi dan daya tubuh kamu sedang lemah. Anak kecil memiliki risiko lebih besar terserang penyakit tipes daripada orang dewasa. Hal ini terjadi karena daya tubuh anak-anak tidak sekuat daya tubuh orang dewasa. Penyakit tipes selain disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi,ternyata juga disebabkan oleh adanya kontak langsung dengan orang yang sedang sakit tipes dan akibat sanitasi yang cukup buruk.

Apa Saja Gejala Tipes yang Harus Diwaspadai?

Seperti jenis penyakit lain pada umumnya, penyakit ini juga memiliki beberapa gejala yang harus diwaspadai ketika menyerang tubuh. Sebaiknya, jika merasakan beberapa tanda penyakit ini akan menyerang, mulai lakukan tindakan pencegahan agar tipes tidak jadi menyerang tubuh. Berikut ini merupakan ciri-ciri gejala tipes yang harus diwaspadai:

1. Demam

gejala tipes
Panas Tinggi atau Demam

Gejala tipes yang sering terjadi adalah demam. Gejala tersebut merupakan hasil dari proses peradangan dalam tubuh akibat kerja sistem kekebalan tubuh saat melawan infeksi bakteri Salmonella typhi. Demam tersebut biasanya akan meningkat secara bertahap setiap harinya hingga mencapai 35º hingga 40º Celcius.

2. Gampang Berkeringat 

Pada saat demam, suhu tubuh akan meningkat sehingga Anda merasa panas. Saat merasa panas Anda akan menjadi lebih berkeringat meski sedang tidak aktif bergerak. Saat mengeluarkan panas dalam tubuh, otak otomatis akan memerintahkan kelenjar keringat untuk mengeluarkan cairan melewati pori-pori kulit. Keringat tersebut berfungsi untuk mengembalikan tubuh ke suhu normal.

3. Tubuh Menjadi Mudah Lemas

Seseorang yang sedang terserang gejala tipes biasanya akan merasakan tubuhnya sering lemas seperti tidak berenergi. Hal ini karena ciri gejala tipes lainya yaitu diare. Diare tersebut akan membuat tubuh terus menerus membuang banyak cadangan cairan dan elektrolit dalam tubuh lewat feses dan keringat.

Cairan elektrolit tersebut berfungsi untuk membantu otot agar bekerja dan berkontraksi dengan baik. Maka dari itu jika tubuh kekurangan elektrolit akan terasa lebih lesu, lemas dan tidak bertenaga.

4. Gangguan Pencernaan

gejala tipes
Sakit Perut

Karena merupakan salah satu penyakit infeksi yang menyerang saluran pencernaan, terutama usus maka gejala umumnya adalah terserang diare ataupun sembelit. Usus yang terinfeksi bakteri penyebab tipes tidak mampu untuk mencerna makanan dengan baik, sehingga proses penyerapan air menjadi terganggu.  

5. Sakit Perut 

Gejala tipes yang menyerang perut masih berkaitan dengan diare. Memang sakit perut saat terserang bakteri Salmonella typhi seringkali dibarengi dengan diare. Selama infeksi masih menyerang sistem pencernaan, maka perut akan terus sakit. Ini karena sistem pencernaan tersebut meminta bantuan kepada otak untuk membuat otot usus berkontraksi supaya feses bisa segera dikeluarkan.

6. Tidak Nafsu Makan

Gejala tipes selanjutnya adalah penderita tidak nafsu makan. Gejala tersebut merupakan bentuk dari respons tubuh saat sistem kekebalan tubuh melawan bakteri Salmonella typhi. Akibatnya, otak akan melepaskan zat-zat peradangan yang memberikan sinyal ke sistem saraf pusat agar melepaskan leptin. Leptin ini adalah salah satu jenis hormon yang bisa menekan nafsu makan.

Penyebab lainnya adalah saat Anda sedang terserang penyakit tersebut juga merasakan gejala diare yang membuat sistem pencernaan kesulitan dalam mencerna makanan, sehingga membuat Anda semakin malas makan.

7. Sakit Kepala

gejala tipes
Pusing Berlebihan

Gejala yang satu ini biasanya dirasakan bersamaan dengan terjadinya demam. Demam yang dirasakan tersebut merupakan sebuah pertanda bahwasanya tubuh kesulitan mengatur suhunya. Maka dari itu, demam bisa memicu pelepasan zat-zat kimia peradangan yang berakibat terjadinya sakit kepala.

Itulah ciri-ciri gejala tipes yang perlu diwaspadai. Jika Anda merasakan gejala tersebut alangkah baiknya segera periksa ke dokter. Semoga penjelasan di atas bisa bermanfaat untuk pembaca semuanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *