Awas! Sendi Nyeri Hebat juga Termasuk Ciri-ciri Flu Tulang

ciri-ciri flu tulang

Penyakit flu tulang atau chikungunya memang tidak tergolong penyakit berbahaya seperti demam berdarah. Meskipun demikian, tetap harus diwaspadai karena virus ini dapat menginfeksi siapa saja. Lalu, apa saja ciri-ciri flu tulang yang harus diwaspadai?

Virus flu tulang pertama kali teridentifikasi pada kasus wabah di wilayah Tanzania pada tahun 1952. Virus ini terus menyebar hingga ke luar negara, hingga Indonesia. Namun, tidak ada kepastian kapan virus tersebut masuk di Indonesia. 

Penyebab Flu Tulang 

ciri-ciri flu tulang
Disebabkan oleh gigitan nyamuk

Flu tulang berasal dari gigitan nyamuk aedes albopictus atau aedes aegypti yang sudah terinfeksi oleh virus chikungunya. Virus jenis ini berasal dari genus Alphavirus.  Sama seperti demam berdarah, nyamuk ini juga berkeliaran pada pagi hingga sore hari.

Namun, konon puncak aktivitasnya terjadi pada pagi hari serta menjelang malam. Setelah terinfeksi, gejala akan mulai muncul antara hari ke 4 atau 8. Namun, ada kemungkinan dapat muncul dalam rentang waktu 2 sampai 12 hari. 

Faktor Peningkatan Risiko

Rasa nyeri yang dirasakan oleh penderita bisa menjadi ciri flu ini. Rasa nyeri yang menyertai penyakit ini benar-benar menimbulkan perasaan kurang nyaman. Selain itu, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena flu tulang, antara lain:

  1. Bepergian ke daerah yang terkena wabah chikungunya
  2. Tinggal di negara tropis, termasuk Indonesia
  3. Tinggal di lingkungan yang memiliki sanitasi buruk dan kebersihan yang tidak terjaga

Ciri-ciri Flu Tulang

ciri-ciri flu tulang
Penderita akan mengalami demam tinggi hingga 40 derajat

Penyebab flu tulang adalah berasal dari infeksi virus. Meskipun demikian, penting untuk mengetahui ciri ciri flu tulang, agar pasien segera mendapat penanganan yang tepat dan mempercepat proses penyembuhan. Berikut adalah ciri-cirinya:

  1. Demam tinggi dengan suhu 39-40 derajat Celcius
  2. Merasa kelelahan yang teramat sangat
  3. Nyeri pada daerah persendian, seperti sendi peregelangan kaki, lutut, punggung bawah, pergelangan tangan, atau antar tulang jari
  4. Persendian mengalami pembengkakan
  5. Kulit pasien mengalami ruam atau kemerahan
  6. Mata merah
  7. Sakit kepala
  8. Muncul gejala seperti flu biasa yang disertai dengan mual, muntah, kejang, hingga diare

Perbedaan dengan Demam Berdarah

ciri-ciri flu tulang
Flu tulang memiliki intensitas nyeri yang lebih tinggi dibandingkan demam berdarah

Sebenarnya, tidak terlalu sulit untuk membedakan antara penyakit flu tulang dengan demam berdarah. Sebab, meski berasal dari jenis nyamuk yang sama, keduanya memberikan ciri-ciri yang berlainan. Berikut letak perbedaannya:

1. Demam

Demam pada DBD biasanya membentuk suatu pola yang teratur, yakni demam tinggi pada awal terinfeksi. Kemudian menurun seolah-olah sembuh. Sementara flu tulang, demam tinggi berlangsung tanpa pola.

2. Intensitas Nyeri

Pada penyakit flu tulang, intensitas nyeri pada persendian, otot, dan tulang jauh lebih tinggi. Bahkan, pada kasus lebih lanjut dapat membuat persendian membengkak. Akibatnya hingga membuat pasien mengalami kesulitan untuk menggerakkan tubuh atau lumpuh.

3. Adanya Ruam

Ruam bisa muncul pada penderita DBD dan flu tulang. Pada DBD, seluruh bagian kulit akan dipenuhi oleh ruam atau bintik-bintik merah yang tidak akan pudar atau menghilang saat ditekan. Sementara pada flu tulang, ruam tersebut biasanya akan menghilang saat ditekan.

Sayangnya, penyakit flu tulang hanya dapat dicegah dengan menjaga kebersihan dan menerapkan pola hidup sehat. Sebab, sampai saat ini belum ada vaksin yang dapat digunakan sebagai langkah pencegahan. Sehingga pola hidup sehat adalah kuncinya. 

Itulah beberapa ciri-ciri flu tulang dan penyebabnya. Semoga dengan mengenali ciri ciri flu tulang, keluarga dapat terhindarkan. Semoga bermanfaat ya! 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *