Alergi Obat Kesemutan, Konsumsi Sayur dan Buah ini!

sayur dan buah dapat penuhi angka kecukupan gizi

Kesemutan dapat terjadi pada siapa saja, baik orang tua maupun muda. Ada berbagai macam penyebab terjadinya kesemutan. Dari masalah sepele mulai dari kebiasaan sehari-hari seperti duduk terlalu lama, posisi tidur yang salah dan bermain gadget terlalu lama hingga menjadi gejala penyakit kronis seperti stroke dan diabetes melitus.

Untuk mengatasi rasa kesemutan para ahli menyarankan mengkonsumsi vitamin B kompleks karena bermanfaat untuk meregenerasi sel saraf yang mengalami kerusakan. Sel saraf yang rusak dapat  memberikan rasa nyeri berupa sensasi kebas dan kesemutan. Lebih lanjut kondisi sel yang rusak parah dapat membuat sensor motorik pada tubuh mengalami kerusakan.

Obat Kesemutan

Meskipun banyak beredar obat neurotropik yang mengandung vitamin B1, B6 dan B12 bukan berarti bahwa obat tersebut dapat dikonsumsi semua orang. Mengingat banyak orang yang alergi terhadap obat tertentu. Ditambah efek samping dan dosis pemakaian obat yang harus selalu diperhatikan.

Namun, bagi anda yang kurang bersahabat dengan obat-obatan dapat mengkonsumsi makanan berupa buah dan sayur sebagai alternatif. Selain kaya akan vitamin B kompleks dan serat. Buah dan sayuran juga cenderung tidak menyebabkan alergi dan tidak memiliki efek samping yang berbahaya. 

Pisang

Pisang menjadi buah yang kaya akan serat dan kalium. Menurut livestrong.com satu buah pisang mengandung 600 miligram kalium. Nutrisi kalium sendiri berfungsi untuk mengontrol otot-otot yang ada didalam tubuh.

Maka dengan mengkonsumsi pisang membuat otot dapat bekerja dengan seimbang. Selain itu, kalium juga berfungsi sebagai elektrolit dalam tubuh sehingga mencegah tubuh mengalami dehidrasi yang dapat menyebabkan kesemutan.

Bayam Merah

Meskipun kalah terkenal dibanding saudaranya yaitu bayam hijau. Bayam merah mengandung vitamin B1, B2 dan magnesium. 

Vitamin B dapat mengurangi rasa nyeri akibat kram sedangkan magnesium berfungsi untuk menjaga hidrasi dalam tubuh. Setiap hari tubuh kita memerlukan asupan magnesium sebanyak 400 miligram untuk menjaga tubuh tetap sehat.

Infused Water

Selain buah dan sayur, bagi Anda yang ingin mencoba alternatif lain dapat membuat infused water. Belakangan infused water menjadi gaya hidup khususnya bagi yang tinggal di perkotaan. 

infused water atasi alergi obat neurotropik

Meskipun belum ada bukti ilmiah yang mengatakan bahwa infused water bermanfaat secara langsung. Banyak orang percaya dan akhirnya mengkonsumsinya.

Ada beberapa campuran buah dan sayur yang dapat diminum sebagai pencegahan terjadinya kram dan kesemutan. Buah-buahan seperti apel, daun mint dan kayu manis berfungsi sebagai antioksidan, kalium serta vitamin B sebagai penangkal penyakit kebas dan kram.

Air Jahe 

Jahe memiliki manfaat sebagai penghangat bagi tubuh. Biasanya digunakan dalam bumbu dapur dan jamu. Jahe memiliki kandungan vitamin B1 dan antioksidan bagi tubuh.

Cara penggunaannya cukup mudah yaitu dengan menggeprek jahe agar keluar aromanya lalu diseduh dengan air panas. Setelah itu minum air rebusan jahe selagi hangat. Kandungan vitamin B1 diharapkan dapat mencegah kram dan kesemutan.

Kulit Sirsak

Sejak dulu kita mengetahui kulit manggis memiliki banyak manfaat. Sebagai pengobatan penyakit dalam maupun sebagai obat kecantikan. Tak disangka ekstrak kulit manggis juga bermanfaat dalam mengatasi rasa nyeri akibat kram dan kesemutan. Didalamnya terkandung antioksidan dan anti inflamasi (pembengkakan).

Cara mengkonsumsinya adalah dengan mencampur kulit sirsak dengan air lalu mem-blender dan mengambil saripatinya. Untuk mengurangi rasa kurang sedap dapat mencampur dengan madu ataupun gula merah.

Baca Juga : Obat Kebas Tradisional vs Obat Kebas Modern, Mana Lebih Baik?

Beberapa buah dan sayur yang disebutkan diatas dapat menjadi alternatif bagi anda yang ternyata memiliki alergi terhadap obat neurotropik.

Perlu diingat bahwa beberapa cara diatas mungkin tidak dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap penyakit kesemutan yang dirasakan. Dapat memberikan pencegahan jika diterapkan dalam jangka waktu yang lama. Gaya hidup sehat dan pola makan yang teratur juga dapat mengurangi risiko terjadinya kram dan kesemutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *