Alami Kram Saat Hamil. Berikut Cara Mengatasinya!

Kram Ibu Hamil

Bagi ibu yang sedang dalam masa hamil, ada banyak rasa sakit yang dirasakan. Mulai dari rasa mual, sulit tidur, kelelahan hingga kram saat masa kehamilan. Namun, para calon ibu tak perlu merasa khawatir. Karena sesungguhnya kram kaki saat masa kehamilan merupakan hal yang wajar.

Menurut pakar kandungan Dr. Ardiansyah Dara, ibu hamil memang kerap mengalami kram. Hal ini normal dan umumnya tidak berbahaya. Akan tetapi, kram perut saat hamil yang disertai dengan gejala-gejala lain, karena dapat membahayakan kandungan.

Untuk itu, sebaiknya Anda tahu mengenai penyebab kram yang terjadi saat hamil dan cara untuk mengatasinya.

Penyebab Kram Saat Hamil

Penyebab Kram Saat Hamil

Kram Perut

Umumnya ibu hamil mengalami kram di area perut dan kaki.  Penyebab utama kram pada ibu hamil dikarenakan perut mengalami kontraksi otot yang cukup hebat dengan adanya pembentukan janin didalam perut. Berikut penyebab umum terjadinya kram perut pada ibu hamil :

  • Perubahan ukuran rahim
    Saat hamil, perkembangan janin di dalam kandungan akan membuat ukuran rahim semakin membesar seiring bertambahnya usia kehamilan. Untuk mendukung perkembangan rahim, jaringan ikat atau ligamen yang menghubungkan tulang panggul dan rahim akan meregang sehingga rahim terasa kencang.
  • Tekanan pada otot dan sendi
    Ibu hamil umumnya mengalami peningkatan tekanan pada otot, sendi, dan pembuluh darah. Hal ini kerap memicu rasa nyeri saat melakukan aktifitas fisik.
  • Posisi rahim
    Posisi rahim juga berperan dalam terjadinya kram ibu hamil. Hal ini dikarenakan rahim yang ada didalam perut ibu hamil sangat sulit untuk diprediksi. Maka jika terjadi aktifitas didalam rahim sepert menendang atau gerakan lainnya, maka hal ini memicu kram perut.
  • Setelah berhubungan seks
    Pada saat melakukan hubungan seksual otot-otot pada rahim dan sekitar perut akan cenderung mengalami kontraksi sehingga jika otot menjadi tegang dan tidak bisa menahan spasme, maka kram perut tidak bisa dihindari.

Kram Kaki

Sedangkan Kram Kaki pada ibu hamil disebabkan oleh kelelahan akibat perut yang semakin membesar. Adanya peningkatan berat badan tubuh sehingga kaki yang menjadi penopang tubuh mengalami kontraksi otot yang berlebihan ketika melakukan aktifitas sehari-hari seingga menyebabkan kram pada kaki saat ibu hamil.

Khususnya para ibu hamil yang tinggal di perkotaan mungkin akan sering mengalami kram kaki. Penyebab lainnya juga bisa disebabkan oleh kurangnya gerakan yang dilakukan oleh ibu hamil sehingga kaki cepat letih dan akhirnya mengalami kram.

Mengatasi Kram Kram Pada Ibu Hamil

Meskipun bukan tergolong sebagai penyakit serius, para ibu hamil harus tetap waspada jika terjadi kram pada kaki maupun perut. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan guna mengatasi kram pada ibu hamil. Diantaranya adalah :

  • Melakukan rileksasi Ketika kram Terjadi

Hal yang pertama harus dilakukan ketika kram terjadi adalah melakukan rileksasi pada anggota tubuh yang terkena kram. Hal ini perlu dilakukan untuk melemaskan otot yang tegang akibat kram. Jangan lakukan gerakan-gerakan spontan, karena akan semakin membuat otot tegang dan menambah rasa sakit.

  • Mengompres Dengan Es Batu

Hal ini bertujuan untuk meredakan otot yang tegang akibat kram. Es batu berfungsi untuk mendinginkan serta melemaskan otot yang mengalami kram

  • Memijat Secara Perlahan

Hal ini dapat dilakukan jika terjadi kram tiba-tiba di posisi kaki atau betis. Ibu hamil dapat memijat kaki atau betis secara perlahan untuk mengurangi rasa sakit akibat kram.

  • Berjalan Ringan

Kram dapat terjadi karena kontraksi otot sehingga otot menegang dan tidak mampu menahan beban. Namun kram juga dapat terjadi akibat otot terlalu kaku sehingga dapat mengalami kram meskipun hanya melakukan aktifitas ringan saja. Jika demikian, para ibu hamil dapat berjalan-jalan ringan untuk menghilangkan kram yang terjadi. Hal ini untuk memperlancar peredaran darah yang terjadi akibat otot yang kaku.

Cara Mencegah Kram Terjadi Pada Ibu Hamil

Menurut pakar kesehatan ibu hamil Susan Warhus MD dari bukunya yang bertajuk Darn Good Advice: Pregnancy. Ia mengatakan ibu hamil cenderung merasakan rasa sakit seperti mual, kram dan kesemutan. Namun, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk dapat mencegah kram pada ibu hamil diantaranya adalah :

  • Hindari Berdiri Terlalu lama

Hal ini tentu cukup berisiko membuat ibu hamil mengalami kram. Hal ini disebabkan oleh ibu hamil otomatis akan mengalami peningkatan berat badan dan membuat kaki yang menjadi tumpuan menopang beban yang lebih berat. Ketika terjadi kontraksi otot kaki akan menegang dan akhirnya mengalami kram. Oleh sebab itu dianjurkan bagi ibu hamil untuk banyak beristirahat

  • Olahraga Ringan

Berolahraga ringan cukup membantu bagi para ibu hamil menjaga kondisi fisik mereka tetap prima dalam masa kehamilan. Selain itu, olahraga ringan seperti berjalan kaki, yoga, senam ibu hamil juga membuat anggota tubuh menjadi lebih resisten terhadap kram

  • Minum Air Cukup

Para ahli menyarankan untuk minum air 8 gelas sehari untuk tetep menjaga tubuh terhidrasi dengan baik. Karena kekurangan cairan tubuh dapat membuat tubuh menjadi rentan terhadap penyakit, salah satunya kram

  • Makanan-makanan Berserat

Ibu hamil tentu membutuhkan asupan nutrisi yang baik bagi tubuh serta bagi kandungan cabang bayi. Untuk itu makanan berserat seperti sayur dan buah-buahan sangat cocok bagi ibu hamil, juga memberikan nutrisi untuk mencegah terjadinya kram

  • Asupan Kalsium dan Potasium

Asupan kalsium dan potasium sangat baik dalam meregenerasi sel-sel yang rusak pada ibu yang sedang hamil. Sehingga dapat mencegah terjadinya kram selama masa kehamilan

  • Hubungi Dokter Kandungan Jika Kram Berkelanjutan

Ini adalah hal yang terakhir yang dapat dilakukan jika ibu merasakan kram saat hamil dan berkelanjutan. Ada baiknya berkonsultasi dengan dokter kandungan anda untuk mencegah adanya potensi penyakit yang lebih serius pada ibu yang sedang hamil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *